Minggu, 26 Februari 2012

Angka-Angka Penting


Sebelum lebih lanjut membahas tentang angka-angka penting, sebaiknya kita mengetahui dari mana sih angka tersebut di dapat.

 Dalam memperkirakan hasil suatu pengukuran, kita dapat menuliskan perkiraan
terbaik dengan angka penting serta ketidakpastianya sehingga jumlah angka desimal
sesuai dengan perkiraan terbaik. Untuk penulisan perkiraan terbaik, mengikuti aturan
angka penting sedangkan penulisan ketidakpastian mengikuti aturan jumlah desimal.


Cara menentukkan angka penting adalah

1. Angka bukan nol yang terletak di posisi paling kiri adalah digit paling berarti
2. Jika tidak ada tanda koma desimal, angka bukan nol yang terletak di posisi
paling kanan adalah digit paling kurang berarti
3. Jika ada tanda koma desimal, angka yang terletak di posisi paling kanan
termasuk angka nol adalah digit paling kurang berarti
4. Jumlah angka berarti adalah jumlah seluruh digit yang terletak diantara dijit
paling berarti dan digit paling kurang berarti ditambah dua


Pembulatan Angka Penting

Pembulatan angka ½ dapat dilakukan dengan menggunakan aturan

1. Jika dijit paling kanan pada deretan angka setelah koma desimal lebih besar dar
angka 5, angka paling kurang berarti dinaikan nilainya
2. Jika dijit paling kanan pada deretan angka setelah koma desimal kurang dari
angka 5, angka peling kurang berarti tidak perlu dinaikan nilainya
3. Jika dijit paling kanan pada deretan angka setelah koma desimal sama dengan
angka 5, angka paling kurang berarti dinaikan nilainya, hanya jika dia bilangan
ganjil.

Contoh :  1,286 dibulatkan menjadi 1,29
  1,284 dibulatkan menjadi 1,28
  1,285 dibulatkan menjadi 1,28
  1,275 dibulatkan menjadi 1,28

Tidak ada komentar:

Posting Komentar